Home
Bahasa
Pengetahuan
Mengenal Penggunaan Are dan Do dalam Kalimat Tanya
March 21, 2025

Mengenal Penggunaan Are dan Do dalam Kalimat Tanya

Tanda Tanya

Pernah nggak sih, kita bingung memilih antara kata "are" atau "do" saat ingin membuat kalimat tanya dalam bahasa Inggris?

Misalnya, kok ada bentuk kalimat yang pakai "Are you happy?" tapi di situasi yang lain ada juga kalimat yang memakai "Do you like coffee?".

Nah terkadang hal tersebut banyak membuat orang menjadi bingung terutama bagi kita yang baru belajar bahasa inggris, apalagi karena struktur bahasa Inggris dan Indonesia pun memang beda jauh.

Agar tidak terjebak lagi, ada baiknya kita mempelajari tentang cara pakai kata "are" dan "do" pada kalimat tanya. Sehingga kita bisa menggunakannya dengan benar saat berbicara bahasa inggris.

Mengapa Are dan Do Sering Bikin Bingung?

Pada dasarnya kata "are" dan "do" itu sama-sama berfungsi sebagai kata bantu (auxiliary verb) dalam kalimat tanya, tapi penggunaannya bergantung pada jenis subjek dan kata kerja utama dalam kalimat.

Kuncinya yaitu kita perlu mengenali jenis kalimat yang kita buat, apakah kalimat itu memerlukan kata kerja bantu (seperti do/does/did) atau justru menggunakan to be (is/am/are) sebagai penanda.

Penggunaan Are dan Variasinya (is, am)

Kata "are", "is", dan "am" sebenarnya adalah bentuk dari kata kerja to be. Mereka digunakan dalam membentuk kalimat tanya yang berkaitan dengan identitas, keadaan, atau lokasi.

Adapun ketiganya dipilih berdasarkan subjek yang digunakan.

1. Kata "are" biasanya akan dipakai untuk subjek you, we, they, dan kata benda jamak (plural).

Contoh:
    • Are you coming to the party? (Apakah kamu datang ke pesta?)
    • Are you happy? (Apakah kamu bahagia?)
    • Are they students? (Apakah mereka murid?)

2. Kata "is" biasanya digunakan untuk subjek tunggal (he, she, it) atau kata benda singular.

Contoh:
    • Is she a doctor? (Apakah dia seorang dokter?)
    • Is he ready? (Apakah dia siap?)

3. Kata "am" umumnya hanya dipasangkan dengan subjek I saja.

Contoh:
    • Am I late? (Apakah saya terlambat?)
    • Am I beautiful? (Apakah saya cantik?)

Kesalahan Umum
Terkadang banyak orang yang salah dalam menggunakan "is" untuk subjek you atau they, misalnya: "Is you hungry?" > seharusnya "Are you hungry?". Selalu ingatlah bahwa is itu hanya dipakai untuk subjek he, she, it, atau benda tunggal.

Penggunaan Do dan Variasinya (does, did)

Kata "do", "does", dan "did" adalah kata kerja bantu (auxiliary verbs) untuk kalimat tanya yang berkaitan dengan aktivitas atau kebiasaan.

Perbedaan mereka terletak pada waktu dan subjek yang digunakan.

1. Kata "do" biasanya digunakan untuk subjek I, you, we, they, dan benda jamak dalam present tense (bentuk kalimat saat ini).

Contoh:
    • Do they know the answer? (Apakah mereka tahu jawabannya?)
    • Do you play football? (Apakah kamu bermain sepakbola?)
    • Do I need to bring anything? (Apakah saya perlu membawa sesuatu?)

2. Kata "does" biasa dipakai untuk subjek he, she, it, atau benda tunggal dalam present tense (bentuk kalimat saat ini).

Contoh:
    • Does he work here? (Apakah dia bekerja di sini?)
    • Does the cat like milk? (Apakah kucing suka susu?)

3. Kata "did" biasa digunakan untuk semua subjek dalam past tense (bentuk kalimat lampau).

Contoh:
    • Did you finish the homework? (Apakah kamu sudah menyelesaikan PR?)
    • Did you call me yesterday? (Apakah kamu meneleponku kemarin?)

Catatan Penting:
Ketika menggunakan does atau did, kata kerja utama (main verb) harus dalam bentuk dasar (base form), tanpa tambahan -s/-es atau -ed. Contoh kesalahan: "Does she likes pizza?" > harusnya "Does she like pizza?".

Kapan Pakai Are vs Do?

Perbedaan utama penggunaan are dan do yaitu terletak pada jenis informasi yang ditanyakan.

Are (to be) → Menanyakan status/keadaan.

Contoh:
    • Are you tired? (Apakah kamu lelah?) → Pertanyaan tentang kondisi.
    • Are you a student? (Apakah kamu pelajar?) → Menanyakan identitas.

Do → Menanyakan aktivitas/kebiasaan.

Contoh:
    • Do you exercise? (Apakah kamu berolahraga?) → Pertanyaan tentang tindakan.
    • Do you study here? (Apakah kamu belajar disini?) → Menanyakan aktivitas.

Tips Jitu Agar Tidak Salah Pilih

  1. Cek Subjek: Pastikan subjek kalimat (I, you, we, they, dll.), lalu sesuaikan dengan kata bantu yang dipilih.
  2. Perhatikan Waktu: Present tense pakai do/does, past tense pakai did.

Penutup: Jangan Takut Salah, Yuk Praktik!

Belajar bahasa Inggris memang seperti bermain puzzle. Kadang kita salah menyusun kepingannya, tapi semakin sering mencoba maka akan semakin mahir.

Kuncinya yaitu ada pada praktik dan observasi. Coba perhatikan bagaimana penutur asli menggunakan are, do, dan variannya dalam percakapan atau film.

Lama-kelamaan seharusnya kita akan terbiasa memilih kata yang tepat tanpa perlu berpikir dua kali. Selamat belajar, dan selalu ingat "Mistakes are proof that you're trying".

No comments

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini. Bagi pengunjung silahkan tinggalkan komentar, kritik maupun saran dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
close